Otoritas di Pasar Modal

BAPEPAM. Berdasarkan Undang-undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, pembinaan, pengaturan, dan pengawasan sehari-hari Pasar Modal dilakukan oleh Bapepam yang bertujuan untuk mewujudkan kegiatan pasar modal yang teratur, wajar dan efisien serta melindungi kepentingan pemodal dan masyarakat

Dalam melaksanakan fungsi tersebut, Bapepam mempunyai kewenangan untuk memberikan izin, persetujuan, dan pendaftaran kepada para pelaku Pasar Modal, memproses pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum, menerbitkan peraturan pelaksanaan dari perundang-undangan di bidang Pasar Modal, dan melakukan penegakan hukum atas setiap pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.

BURSA EFEK. Bursa efek adalah pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan atau sarana untuk perdagangan saham (fasilitator). Agar perdagangan saham berjalan dengan aman, teratur, dan efisien, maka bursa mengatur dan mengawasi tata-cara perdagangan efek dan juga mengatur persyaratan bagi efek yang dapat diperdagangkan di bursa melalui suatu peraturan bursa efek.

Bursa efek juga bertugas menciptakan instrumen atau produk baru lainnya seperti waran, opsi dan produk derivatif serta menyebarluaskan informasi bursa. Agar investor memperoleh informasi secara merata, bursa juga mewajibkan emiten untuk malakukan keterbukaan informasi atas seluruh rencana aksi perseroan (corporate actions) dan kejadian-kejadian penting yang berpotensi mempengaruhi harga saham di bursa efek.

KSEI. Kustodian Sentral Efek Indonesia bertugas menyediakan layanan settlement (penyelesaian transaksi) dan kustodian (penyimpanan) saham milik investor atau pemain saham. Untuk pelayanan itu, anggota bursa (perusahaan pialang/efek), bank kustodian dan Kliring Penjamin Efek Indonesia (KPEI) harus membuka rekening depositori di KSEI.

Setiap rekening, sesuai peraturan Bapepam, dapat mencatat posisi saham maupun dana yang tersimpan di KSEI. Pemegang rekening dimungkinkan untuk mengetahui posisi saham dan dana di setiap rekeningnya dan juga detail transaksi yang melibatkan saham dan atau dana yang terkait dengan setiap rekeningnya.

KPEI. Kliring dan Penjaminan Efek Indonesia bertugas mengatur pergerakan efek dan dana hasil transaksi broker (perusahaan pialang) di bursa efek, dan menjamin tersedianya dana dan efek yang ditransaksikan tersebut.

KPEI memiliki pengendalian risiko yang baik untuk menjamin penyelesaian transaksi bursa agar selesai tepat waktu, meredam potensi kerugian yang timbul akibat kegagalan penyelesian transaksi oleh investor atau pemain saham, dan menanggulangi kemungkinan risiko-risiko ekstrim yang akan mengganggu mekanisme pasar.

Salah satu perangkat pengendalian risiko yang diterapkan KPEI adalah trading limit. Besarnya trading limit yang dikenakan bagi anggota bursa adalah 24 kali dari total agunanĀ  bebas. Trading limit ini merupakan salah satu perangkat pengendalian risiko yang menggunakan pendekatan colateral atau agunan dalam perhitungannya.

About these ads

About hansobor

I am a journalist with major covering in capital market.. willing to help educate the young generation about making money through a brilliant investment..
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s